Satu persatu kenangan tersobek
Meninggalkan buku yang jadi ibunya
Letih, perih, sakit, terasa sang buku
Meski begitu tak dapat merekatkan kembali robekan
itu
Kini datang lembar-lembar kosong baru
Yang siap dihiasi kenangan manis dan perih
Tapi itu semua tak cukup
Menutup lembar kenangan yang dahulu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar